5 Pemain Bintang yang Belum Pernah Mencicipi Juara Liga Champion

Sebagai turnamen yang paling bergengsi di Eropa, Liga Champion tentu menjadi dambaan bagi seluruh pemain sepak bola profesional yang merumput di Eropa. Menjadi juara Liga Champion butuh usaha yang tidak main-main, karena faktor klub menjadi penentu yang sangat dominan. Real Madrid sukses menjadi klub dengan raihan terbanyak dengan mengoleksi 13 trofi Liga Champion.

Ada banyak pemain yang rela pindah klub demi memenangkan Liga Champion. Namun, tidak semua beruntung mendapatkannya meski telah pindah klub. Lantas, siapa saja pemain-pemain top yang belum pernah merasakan juara Liga Champion? Ini dia daftarnya:

  1. Gianluigi Buffon

Berstatus sebagai legenda hidup bagi si Nyonya Tua, Buffon masih memiliki PR di dalam karirnya yakni menjuarai Liga Champion. Selama tiga kali dia berhasil masuk final Liga Champion bersama Juventus namun gagal. Terakhir dia harus rela dikalahkan raksasa Spanyol, Real Madrid, pada tahun 2017 lalu.

  1. Zlatan Ibrahimovic

Nasib yang sama dialami oleh Zlatan Ibrahimovic. Meski terkenal sebagai pemain haus gol, Zlatan tetap saja masih belum mampu menjadi pemain yang pernah menjuarai Liga Champion. Dia bahkan sempat berpindah ke beberapa klub. Uniknya, dua klub yang sebelumnya dia bela, Inter Milan dan Barcelona, menjadi juara setelah ditinggalkan oleh Zlatan. Kalau bukan rezeki ya mau gimana?

  1. Francesco Totti

Totti mungkin akan tetap penasaran sampai akhir hidupnya karena sampai akhir karirnya dia belum pernah memenangkan Liga Champion. Mungkin Totti terlalu setia kepada klubnya, AS Roma, sampai-sampai dia tidak mau hengkang ke klub lain demi mendapat gelar bergengsi itu.

  1. Ruud Van Nistelrooy

Salah satu striker terbaik yang pernah MU miliki adalah Ruud van Nistelrooy. Kendati demikian, dia masih belum pernah merasakan manisnya mengangkat trofi si kuping besar. Dia masuk ke jajaran striker yang paling tajam di Liga Champion. MU menang Liga Champion ketika dia masih membela PSV Eindhoven. Real Madrid menjadi juara ketika dia sudah hengkang ke Hamburg SV. Malang sekali nasibmu Ruud!

  1. Ronaldo

Berstatus sebagai pemain terbaik dengan mendapatkan penghargaan Ballon d’Or pada 1997 dan 2002 tidak membuat Ronaldo mampu memenangkan Liga Champion di level klub. Meski sukses membawa Brasil juara di level internasional, dia belum mampu membawa klub yang dia bela menjuarai Liga Champion. Meski sudah membela Barcelona, Real Madrid, Inter Milan, dan AC Milan, dia bahkan tidak pernah tampil di final Liga Champion.

Malang sekali nasib pemain-pemain tersebut. Kamu jangan sampai malang seperti mereka karena sampai saat ini masih kebingungan memilih channel yang tepat untuk menyaksikan Liga Champion. Turnamen paling bergensi di dunia kini sudah ada dalam genggaman. Kamu bisa menonton Liga Champion melalui ponsel pintar kamu melalui aplikasi atau website vidio.com dengan harga terjangkau.

Berlangganan vidio.com membuat kamu akan selalu update dengan semua pertandingan lewat layanan live streaming yang telah disediakan oleh Vidio. Untuk kamu yang penasaran, Vidio telah menyiapkan paket berlangganan yang bisa kamu beli untuk bisa menyaksikan Liga Champion. Harganya untuk paket platinum, mulai dari Rp 29.000 per minggu hingga Rp 499.000 per tahun.

Selain Liga Champion, ada banyak liga-liga lain dan turnamen olahraga menarik lainnya yang bisa kamu saksikan, termasuk Liga kebanggan Indonesia Shopee Liga 1 2019. Jadi tunggu apa lagi? Segera beralih ke cara menonton yang kekinian, streaming di vidio.com!

Up to date Soal Sepak Bola Liga 1 Lewat Vidio.com

Bagi kamu pecinta sepak bola, khususnya sepak bola Indonesia, adanya turnamen Liga 1 mungkin menjadi tontonan wajib. Sebab, ini adalah liga profesional level teratas dalam Sistem liga sepak bola di Indonesia. 18 klub bersaing untuk menjadi juara dengan sistem kompetisi promosi dan degradasi.

Pada pekan ke-22 Liga 1 2019 ini, terdapat tiga pertandingan ditunda karena alasan keamanan, yakni pertandinga Persija Jakarta vs Persela Lamongan, Persebaya Surabaya vs Borneo FC, dan PSIS Semarang vs Bali United.

Namun enam pertandingan lagi telah berlangsung. Dari enam pertangingan tersebut, ada empat tim yang berhasil memperbaiki posisi di klasemen di Liga 1 2019.

Sementara, ada Lima tim berhasil meraih kemenangan pada pekan ini yaitu Persipura Jayapura, Arema FCPSS Sleman, Semen Padang, dan Madura United.

PSS dan Semen Padang menjadi tim yang sukses mencuri tiga poin di kandang lawan. PSS Sleman sukses membungkam Bhayangkara FC dengan skor 2-0 dan naik ke posisi tujuh klasemen Liga 1 2019.

Sedangkan Semen Padang menang tipis 1-0 atas Perseru Badak Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandarlampung, Sabtu (5/10/2019). Meski tetap menjadi juru kunci, setidaknya Semen Padang kini hanya berjarak satu angka dengan tiga tim di atasnya. Berikut adalah hasil pertandingan pekan ke-22 Liga 1

Hasil Liga 1 pekan ke-22
Badak Lampung 0-1 Semen Padang
Kalteng Putra 1-1 Barito Putera
Madura United 2-1 Persib Bandung
Bhayangkara FC 0-2 PSS Sleman
Arema FC 2-0 PSM Makassar
Persipura Jayapura 3-0 TIRA Persikabo.

Top Skor Liga 1
16 gol: Alex Goncalves (Persela)
13 gol: Marko Simic (Persija), ), Beto Goncalvez (Madura United)
12 gol: Ciro (Tira Persikabo
11 gol: Titus Bonai (Persipura), Makan Konate (Arema), Bokhashvili (PSS Sleman).

Bagi kamu yang kemarin belum sempat untuk menonton atau ingin menonton via streaming, kamu bisa menonton Liga 1 2019 lewat link streaming pertandingan bola dari vidio.com. Sebab, vidio.com mempunyai hak siar eksklusif dari pertandingan Liga 1 2019.

Tak hanya itu, vidio.com juga merupakan official online broadcaster dari Liga Champion dan Liga Eropa. Jadi, kamu bisa menonton pertandingan sepak bola baik dalam maupun luar negeri.

Salah satu cara agar kamu bisa mengakses informasi dan streaming mengenai pertandingan sepak bola di vidio.com adalah dengan cara berlangganan. Vidio.com sendiri memiliki dua paket yang bisa kamu pilih, yakni paket premier platinum dan premier gold.

Menngapa beralih ke premier? Karena dengan berlangganan pilihan paket premier kamu bisa mendapatkan benefit yang lumayan lengkap, misalnya seperti tayangan olah raga, tv internasional, dan tayangan hiburan yang menarik.

Sementara, untuk harga premier platinum memiliki harga yang beragam, misalnya paket untuk 1 bulan dibanderol dengan harga Rp50 ribu, paket dengan waktu 1 minggu sebesar Rp25 ribu, dan untuk 1 hari seharga Rp10 ribu. Dengan mengaktifkan paket premier platinum, kamu dapat benefit berupa siaran atau live streaming Liga Champion, Liga Eropa, Bein 1 dan 2, dam tayangan premier gold.

Sedangkan untuk premier gold terdiri dari paket 1 tahun seharga Rp149 ribu, 1 bulan seharga Rp29 ribu, dan 1  hari dibanderol Rp10 ribu. Dengan mengaktifkan paket premier gold, kamu akan disuguhkan dengan berbagai pilihan tayangan menarik, di antaranya seperti serial dan fil indonesia terbaik, drama korea terpopuler, tv internasional, dan tayangan Liga 1 dan tayangan olah raga lainnya.

Selain Janur Out, Ternyata Bobotoh Juga Menginginkan 2 Pemain Ini Untuk Out Dari Persib Bandung

Baru-baru ini publik sepak bola tanah air terutama publik Jawa Barat, diramaikan oleh sebuah hastage yakni #Janur Out. Pasalnya tim Los Galacticos-nya Indonesia ini, permainannya tidak sesuai dengan julukannya. Tahukah kamu bahwa selain Janur out, ternyata ada beberapa pemain juga yang diisukan oleh bobotoh untuk hengkang dari Persib Bandung. “ Siapakah pemain tersebut “, berikut akan saya sampaikan nama 2 pemain yang diisyratkan untuk Out dari Persib Bandung, oleh Bobotoh.

  1. Carlton Cole

Pemain bertinggi badan 191 cm ini, mulai bergabung (2017-2018) dengan Skuad Maung Bandung bersamaan dengan eks bintang Chelsea yakni Michael Essien. Ia sempat sesumbar bahwa dirinya akan mencetak 20 gol, dalam setengah musim saja. namun pada faktanya, Carlton Cole hanya sebagai pemanas bangku cadangan saja “ #Carlton Cole Out “.

  1. Rafhael Maitimo

Bertindak sebagai gelandang tengah Persib Bandung, sejauh ini Rafha telah mencetak 2 gol untuk Persib Bandung. namun yang bobotoh kritik dari seorang Rafhael Maitimo bukanlah pruduktifitas golnya, melainkan ia tidak mampu menjadi seorang kreator layaknya Makan Konate “ #Rafha Out “.