Berikut  Ini Tips Memilih Nama Bayi Yang Tepat

Berabjad A-F, 28 Nama Bayi Perempuan Berbahasa Latin yang Indah

Kehadiran seorang anak tentunya sangat dinanti-nantikan oleh orang tua. Baik itu yang sudah lama menikah maupun yang baru menikah. Salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh orang tua dalam menyambut kedatangan sang bayi adalah memilih nama bagi bayi tersebut. Memang mencari nama bayiitu tidaklah mudah dan tidak bisa sembarangan. Karena nama ini akan terus melekat pada anak seumur hidupnya. Sehingga pemberian nama itu harus dipikir secara matang-matang. Selain itu, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan saat memberikan nama bagi bayi anda. Apa saja hal-hal tersebut? Nah, untuk itulah dalam kesempatan kali ini memberikan informasi tentang tips memilih nama bayi perempuan dan laki laki yang tepat sebagai berikut ini :

  • Selipkan Kata Doa dan Harapan 

Dalam memberikan sebuah nama pada bayi, sewajarnya anda menyelipkan kata yang berarti doa dan harapan. Karena dengan doa dan harapan inilah yang akan selalu menyemangati si kecil untuk selalu mencerminkan doa dan harapan anda sebagai orang tuanya. Karena bagaimanapun nama itu merupakan sebuah doa harapan orang tua terhadap anaknya, supaya anak tersebut menjadi anak yang memang diharapkan oleh orang tuanya. 

  • Harus Mudah Diucapkan dan Diingat

Selain memiliki arti yang baik, nama bagi bayi anda juga harus mudah diucapkan sehingga tidak menimbulkan kesulitan bagi orang lain dalam menyebutkan atau mengejarnya. Selain itu, jangan sampai juga nama bayi anda itu menjadi bahan olokan ataupun yang mengandung makna yang ambigu bila salah dalam mengucapkannya. Bukan hanya itu, nama tersebut juga harus mudah diingat oleh orang lain. 

  • Harus Mudah Ditulis

Nama bayi ini selain mudah diucapkan dan diingat, sebaiknya juga harus mudah ditulis. Karena hal ini nantinya akan sangat membantu sang anak kedepan. Sering ejaan nama yang salah menjadi sebuah masalah, karena kesalahan pada satu huruf saja akan berdampak sangat fatal jika berkaitan dengan hal ada hubungannya dengan birokrasi atau hukum. Maka dari itu, pada saat anda sedang memilih nama bagi bayi, maka usahakan sebisa mungkin namanya bisa dieja dengan mudah dan bisa diucapkan dengan mudah pula.

  • Berikan Nama Sesuai Hari, Tanggal, dan Bulan Lahir

Memberikan nama yang sesuai tanggal lahir ini banyak digunakan oleh para orang tua. Selain diambil dari nama bulan kelahiran, ada juga yang mengambil nama bayi yang sesuai dengan tanggal atau hari lahirnya. Misalnya, bayi  lahir pada bulan Agustus, maka banyak orang tua yang memberikan nama Agus bagi laki-laki, atau Agista bagi perempuan. 

  • Memberi Nama Terinspirasi Dari Sosok Idola

Mungkin anda atau pasangan memiliki sosok yang sangat diidolakan selama ini. Baik itu seorang tokoh dunia, artis, pejabat, atlit, tokoh keagamaan, dan lain sebagainya. Sehingga nama idola anda ini bisa menjadi inspirasi untuk dijadikan nama bagi bayi anda. Dengan pemberian nama idola tersebut diharapkan kelak anaknya akan menjadi seseorang yang diidolakan oleh orang tuanya. Bagi anda yang ingin memilih nama bayi laki-laki bernuansa Islami, bisa menggunakan nama para nabi, sahabat, dan tokoh-toko Islam lainnya. Misalnya, seperti Hamzah, Khalid, Salahuddin Al Ayubi, dan lain sebagainya. 

Mungkin itu saja informasi kali ini tentang 5 tips dalam memilih nama bayi yang tepat, semoga ada guna dan manfaatnya khususmya bagi anda yang sedang memilih nama bagi bayinya.

 

Cara Memilih Susu Yang Tepat Untuk Bayi

5 Kebiasaan Ini Malah Hilangkan Nutrisi dalam Susu Formula

Memang ASI merupakan  makanan terbaik untuk bayi. Namun, dalam kondisi tertentu sang ibu tidak bisa memberikan ASI kepada bayinya. Misalnya, karena sang ibu sedang mengalami suatu penyakit yang dikhawatirkan bisa menular ke bayi. Sebagi solusinya, anda bisa menggunakan susu formula untuk bayi. Dalam memilih susu bayi formula ini, maka sebaiknya anda tidak asal-asalan dalam memilihnya. Namun, pilihlah susu formula yang mengandung kandungan nutrisi yang baik untuk bayi anda. Adapun beberapa kandungan susu formula yang sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi adalah :

– Zat Besi

Kandungan pertama yang dibutuhkan oleh bayi adalah zat besi. Dimana, zat besi ini sangat dibutuhkan oleh bayi /anak terutama yang sudah berusia lebih dari 6 tahun. Karena pada saat itu, cadangan zat bsi dalam tubuh bayi sudah mulai berkurang terutama pada bayi yang tidak diberikan ASI. Kandungan zat besi ini selain untuk menunjang pertumbuhan pada bayi, namun juga sangat berguna untuk mencegah anak dari anemia. 

– Probiotik dan Prebiotik

Pada beberapa produk susu formula memiliki kandungan probiotok dan prebiotik, yakni bakteri yang baik untuk usus anak/bayi. Selain itu, probiotik dan prebiotik ini juga bisa memberikan bakteri yang sama baiknya dengan bakteri yang ada pada bayi yang diberi ASI.

– DHA dan ARA

Kandungan berikutnya yang dibutuhkan oleh bayi adalah DHA dan ARA. Kedianya merupakan asam lemak omega-3 yang juga bisa ditemukan dalam ASI dan makanan tertentu, seperti telur dan ikan. Bahkan ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa asam arakhidonat (ARA) dan dokosaheksanoat (DHA) dalam susu formula juga bisa membantu perkembangan otak dan penglihatan bayi/anak.

Nah, setelah anda mengetahui kandungan-kandungan nutrisi yang baik untuk bayi, untuk selanjutnya berikut jenis-jenis susu formula bayi. 

Jenis-Jenis Susu Formula Untuk Bayi

  • Susu Formula Dari Susu Sapi

Sebagian besar susu formula berasal dari bahan susu sapi. Dimana, biasanya susu formula ini mengandung karbohidrat, protein, dan lemak dalam keseimbangan yang tepat. Selain itu, protein dalam dalam susu formula ini sudah mengalami perubahan sehingga bisa membuatnya lebih mudah dicerna. Berbeda dengan susu sapi biasa yang mengandung protein yang lebih susah untuk dicerna oleh bayi. 

  • Susu Formula Dari Susu Kedelai

Susu formula jenis ini terbuat dari bahan kedelai. Dimana, biasanya susu formula bayi kedelai ini diperuntukkan bagi bayi yang mengalami intoleransi laktosa, sementara karena infeksi gastrointestinal, alergi susu sapi yang berkaitan dengan immunoglobulin E (IgE), galaktosemia, serta kekurangan laktase bawaan.

  • Susu Formula Bebas Laktosa

Susu formula ini tidak mengandung laktosa (gula yang terkandung dalam susu). Sehingga kandungan gula pada susu formula ini biasanya diganti dengan jenis gula lain, misalnya sirup jagung. Selain itu, susu formula ini juga sangat cocok untuk anak yang mengalami intoleransi laktosa atau bagi anak yang tidak bisa mencerna laktosa.

  • Susu Formula Hidrolisat Parsial / Susu Hipoalergenik (HA)

Susu formula jenis ini mengandung protein yang sudah dipecah menjadi bentuk lebih kecil (terhidrolisis) sehingga menjadi lebih mudah dicerba oleh bayi. Biasanya, bayi yang membutuhkan susu formula jenis ini adalah bayi prematur yang memiliki alergi protein susu atau yang mengalami masalah penyerapan nutrisi.

Mungkin itu saja artikel kali ini tentang cara memilih susu formula bayi yang tepat semoga ada guna dan manfaatnya.