Tes Covid-19 Kabinet

Ini Deretan Menteri Kabinet Jokowi yang Sudah Lakukan Tes Virus Corona

Karena negara tersebut menghadapi kekhawatiran yang semakin tinggi terhadap penyebaran penyakit coronavirus baru (COVID-19) menyusul berita bahwa seorang anggota kabinet terinfeksi, para pejabat negara telah mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan pemerintah tetap berfungsi di tengah darurat kesehatan masyarakat global. Presiden Jokowi mengatakan dalam konferensi pers pada hari Minggu bahwa semua anggota kabinetnya telah diuji COVID-19 menyusul berita bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah dinyatakan positif terkena virus. Presiden menambahkan bahwa ia juga akan dites pada hari yang sama.

Langkah-langkah seperti itu dianggap perlu oleh pemerintah, kata Jokowi, mengingat bahwa Budi telah menghadiri pertemuan Kabinet yang dipimpin oleh Presiden pada 11 Maret sebelum pengujian positif untuk COVID-19. Pertemuan itu mengumpulkan sebagian besar Kabinet, termasuk Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Staf Presiden Moeldoko, menteri koordinator Mahfud MD dan Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Agraria dan Perencanaan Tata Ruang Menteri Sofyan Djalil, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Jaksa Agung ST Burhanuddin, komandan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Air Marshal Hadi Tjahjanto dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Idham Azis juga hadir dalam rapat Kabinet, demikian juga Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan penjabat walikota Medan Akhyar Nasution, di antaranya.

Ketika berita virus menyebar ke seorang pejabat pemerintah tiba di media sosial, banyak yang mulai khawatir bahwa birokrasi negara akan menghadapi kemunduran yang lebih signifikan jika lebih banyak anggota kabinet yang terinfeksi. Beberapa pejabat berusaha mengatasi kepanikan apa pun. Menteri Keuangan Sri membantah desas-desus bahwa kesehatannya telah memburuk sejak pertemuan kabinet terakhir, meyakinkan pengguna media sosial bahwa ia sehat dan bekerja dari rumah.

“Beberapa orang bertanya tentang kesehatan saya di tengah wabah COVID-19. Alhamdulillah], saya dalam kondisi sehat dan masih bekerja sebagai Menteri Keuangan dalam kapasitas penuh, ”tulis Sri di halaman Instagram resminya @smindrawati pada hari Minggu, bersamaan dengan foto dan video dia mengadakan konferensi video dengan rekan kerja kementerian dari kenyamanan rumahnya sendiri.

Dia mengatakan bahwa Kementerian Keuangan telah setuju untuk mengeluarkan keputusan tentang realokasi anggaran negara untuk meningkatkan upaya mitigasi pandemi, yang akan memberikan pemerintah dasar hukum untuk mentransfer dana ke upaya mitigasi lokal dan regional di seluruh negeri. Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asrul Sani mengeluarkan pernyataan pada hari Minggu untuk membantah klaim bahwa Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa telah terinfeksi dengan penyakit coronavirus.

“Suharso Monoarfa, yang saat ini menghadiri acara yang diadakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Bali, telah meminta untuk diuji oleh tim dokter dari kantor regional Departemen Kesehatan berikut berita bahwa Pak Budi Karya Sumadi dinyatakan positif untuk coronavirus, ”kata Asrul dalam pernyataan itu. Suharso telah menanggapi positif curahan dan harapan baik yang baru-baru ini terjadi, kata Asrul, tetapi dia bersikeras bahwa menteri tidak dimasukkan ke dalam isolasi, karena dia belum dinyatakan positif terkena virus.

Dia tetap dalam kesehatan yang baik dan tidak menunjukkan gejala corona virus, ia menambahkan, mengakui bahwa menteri memang duduk di sebelah Menteri Budi selama pertemuan Kabinet 11 Maret.

Juru bicara Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan bahwa Menteri Erick dan istrinya dinyatakan sehat setelah diuji pada hari Minggu. “Yakinlah bahwa dia saat ini dalam kesehatan yang baik,” kata Arya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *